" Kau pernah menjadi detak di nadiku dalam hidupku,Kau pernah menyelamatkan seluruh hidupku,Kau pernah menghujamiku dengan butiran air mata,kau juga pernah tertawa dalam pelukku,kau pernah menjadi terang dalam gelapku di saat ku tersesat,Perubahan ini meyakinkanku dan mengajariku bahwa di dunia ini memang tak ada yang abadi"

Selasa, 07 Juni 2011

INTROSPEKSI

Akal manusia terkadang lebih banyak mendapat pelajaran untuk pandai dan lebih suka mengkritik orang lain.Dimana ada kebaikan orang lain,langsung bergerak mencari dimana kelemahan dan keburukannya sebelum sempat memikirkan terlebih dahulu kebaikan dan kemajuan apa yang bisa kita capai.

Mata Manusia terkadang lebih banyak mendapat pengajaran untuk pandai dan suka melihat orang lain pada keburukannya daripada senang menatap dan mengakui kebaikan orang meski kebaikannya itu jelas-jelas dipelupuk mata,tetap saja mencari apa yang dibalik itu semua.

Hati manusia terkadang lebih banyak diajar untuk condong dan lebih mudah berprasangka buruk pada orang lain biarpun kebaikannya itu sangat nyata,selalu saja dugaan buruk muncul menyelinap mencari-cari yang tak nampak dibalik kebaikannya.

TETAPI.........

Kita tak cukup kuat untuk mampu menerima kritikan,teguran bahkan hanya sekedar nasehat dari orang lain yang menginginkan kebaikan kita.
Kita pun cepat naik darah dan mendidih atau paling tidak kita tidak senang ketika orang lain sekedar mengingatkan pada keburukan kita walau dengan cara sehalus mungkin padahal keburukan itu benar-benar ada pada diri kita.

DAN............

Jika anda membaca tulisan ini yang anda tangkap adalah...ini tulisan tak berguna dan hanya cerita keburukan manusia ....ini maknanya anda ngga berbeda dengan tulisan diatas.....tetapi ada baiknya cobalah bertanya lagi benarkah anda tidak beda dengan tulisan diatas .......????......